LAPORAN PRAKTIKUM
BIOLOGI UMUM (MKP-101)
ACARA VII. TINGKAH
LAKU TUMBUHAN

Oleh:
Nama :
Ayu Lestari
NPM : E1J013074
Sift/Pukul : BI/ 12.00-14.00 WIB
Dosen
Pembimbing : Marulak Simarmata, Ph.D
Co.
Ass : Petrus
simatupang
PROGRAM
STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
JURUSAN
BUDIDAYA PERTANIAN
FAKULTAS
PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU
2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pertumbuhandiartikansebagaisuatu proses pertambahanukuranatau volume
sertajumlahselsecara irreversible, atautidakdapatkembalikebentuksemula.
Perkecambahandiawalidenganpenyerapan air darilingkungan air
darilingkungansekitarbiji, baiktanah, udara, maupun media lainnya.Perubahan
yang teramatiadalahmembesarnyaukuranbiji yang disebuttahapimbibisi.Bijimenyerap
air darilingkungansekelilingnya, baikdaritanahmaupundariudara (dalambentukuap
air ataupunembun).Efek yang
terjadimembesarnyaukuranbijikarenasel-selembriomembesardanbiji yang melunak.
Biji
dapat berkecambah karena di dalamnya terdapat embrio atau lembaga tumbuhan.
Embrio atau lembaga tumbuhan mempunyai tiga bagian, yaitu akar lembaga/calon
akar (radikula), daun lembaga (kotiledon), dan batang lembaga (kaulikulus). Proses pertumbuhanpadatumbuhan yang sangatpentingadalahadanya proses
fotosintesis yang memerlukansinarmatahari.Karena
sinar matahari dapat membantu proses
pertumbuhan serta perkembangan kacang hijau.
1.2 Tujuan
Untuk
mengetahui beberapa gerakan tumbuhan yang termasuk gerak tropis yaitu
fototropisme, geotropisme, dan hydrotropisme.
1.3
Rumusan
Masalah
1. Apakah
sebabnya pertumbuhan tanaman selalu menuju kearah datangnya cahaya ?
2. Bagaimana
pertumbuhan akar pada eksperimen yang kedua dan ketiga serta jelaskan apa yang
menyebabakan perbedaan eksperimen tersebut ?
3. Sebutkan
beberapa faktor yang mempengaruhi gerak tanaman ?
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Salah
satu aktifitas biologis dari tumbuhan adalah tanggap terhadap rangsang,
misalnya gerak. Gerak tumbuhan antara lain adalah bengkoknya dahan dan akar,
melipatnya daun, dan perpindahan tanaman tingkat rendah. (Anonim, 2013)
Ø Gerak secara garis
besar dibagi menjadi dua, yaitu :
A. Gerak Endonom
Gerak endonom ini
merupakan gerak tumbuhan yang tidak disebabkan rangasangan dari luar. Diduga
gerak yang terjadi disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan
itu sendiri.Contohnya gerak yang terjadi pada sitoplasma sel Hydrilla
dan bawang merah.
B. Gerak Etionom
Geraketionommerupakanreaksigeraktumbuhan yang
disebabkanolehadanyarangsangandariluar.Berdasarkanhubunganantaraarahrespongerakandenganasalrangsangan,
geraketionomdapatdibedakanmenjadigeraktaksis, tropis, dannasti.
1. Gerak Taksis
Taksis
adalah gerak seluruh tubuh atau bagian dari tubuh tumbuhan yang berpindah
tempat dan arah perpindahannya dipengaruhi rangsangan. Gerakan yang arahnya
mendekati sumber rangsangan disebut sebagai taksis positif dan yang menjauhi
sumber rangsangan disebut taksis negatif.
2. Gerak Tropis
Tropisme
adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arahdatangnya
rangsangan. Tropis berasal dari bahasa Yunani, yaitu trope, yang berarti
membelok. Bagian yang bergerak itu misalnya cabang, daun, kuncup bunga
atau sulur. Gerak tropisme dapat dibedakan menjadi tropispositif apabila gerak
itu menuju sumber rangsang dan tropis negatif apabila gerak itu menjauhi sumber
rangsang. Berdasarkan dari macam sumber rangsangannya, tropis dapat
dibedakan lagi menjadi fototropisme, geotropisme, dan hydrotropisme.
a. Fototropisme adalah
gerak tropisyang disebabkan oleh rangsangan berupa cahaya matahari.
Fototropisme disebut juga heliotropisme. Gerak bagian tumbuhan yang menuju
kearah cahaya disebut fototropisme positif. Misalnya gerak ujung batang
tumbuhan yang membelok kearah datangnya cahaya. Fototropisme merupakan adaptasi
tumbuhan untuk mengarahkan tajuknya ke arah cahaya matahari yang sangat penting
untuk berlangsungnya proses fotosintesis.
b. Geotropisme yaitu
akar selalu tumbuh ke arah bawah akibat rangsangan gaya tarik bumi (gaya
gravitasi). Gerak yang disebabkan rangasangan gaya gravitasi disebut
geotropisme(geo = bumi). Geotropisme disebut juga gravitropisme.
Karena gerak akar diakibatkan oleh rangsangan gaya tarik bumi (gravitasi) dan
arah gerak menuju arah datangnya rangsangan, maka gerak tumbuh akar disebut
geotropisme positif. Sebaliknya gerak organ tumbuhan lain yang menjauhi pusat
bumi disebut geotropisme negatif.
c. Hydrotropisme
adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan air (hidro = air). Jika
gerakan itu mendekati air maka disebut hidrotropisme positif. Misalnya, akar
tanaman tumbuh bergerk menuju tempat yang banyak airnya ditanah. Jika tanaman
tumbuh menjauhi air disebut hidrotropisme negatif. Misal, gerak pucuk batang tumbuhan
yang tumbuh keatas air.
3. Gerak Nasti
Nastiadalahgeraktumbuhan yang
arahnyatidakdipengaruhioleharahdatangnyarangsangan,
tetapiditentukanolehtumbuhanitusendiri.Geraknastidipengaruhiolehrangsangannamunarahnyatidakdipengaruhioleharahdatangnyarangsangan.Kata
nastiberasaldaribahasaYunani, yaitunastos yang
berartidipaksamendekat.Olehkarenaitu, arahgerakdaribagiantubuhtumbuhan yang
melakukangeraknastiditentukanoleh tumbuhanitusendiri.
BAB III
METODOLOGI
3.1Waktu dan Tempat
Praktikum biologi umum tentang tingkah
laku tumbuhan dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 25 November 2013. Pada pukul 12.00 WIB sampai dengan
selesai dan bertempat di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian, Universitas
Bengkulu.
3.2
Alat
dan Bahan Praktikum
1. Alat
ü Aqua
cup (3 cup per mahasiswa)
ü Cutter
ü Kotak
karton ukuran aqua box (satu per kelompok)
2. Bahan
ü Benih
kacang hijau (disediakan lab)
3.3
Cara
Kerja
1.
Fototropisme
-
Sediakan aqua cup
pertama, lubangi bagian bawah aqua cup (sebanyak 5 lubang dengan ukuran 0,5
mm), label dengan nama saudara.
-
Isi aqua cup sebanyak
4/5 bagian dengan media tanah yang sudah bersih.
-
Rendam benih selama 15
menit sebelum penanaman kemudian tanamlah dua benih kacang hijau pada lubang
tanam yang sama di tengah-tengah pot dengan kedalaman 2 cm. Siramlah sampai
jenuh.
-
Lubangi kotak karton
sebesar uang logam pada satu sisinya.
-
Simpan aqua cup (yang
tewlah ditanami) ke dalam kotak karton berlubang. Kemudian letakkan pada posisi
yang diatur oleh Co-Ass.
-
Amati pertumbuhan
kacang hijau setiap hari sampai satu minggu (7 hari), catat dan jelaskan
perilaku tanaman tersebut.
-
Gambarkan keadaan
pertumbuhan setiap harinya.
2.
Geotropisme
(rangsangan dengan daya tarik bumi)
-
Sediakan aqua cup
pertama, lubangi bagian bawah aqua cup (sebanyak 5 lubang dengan ukuran 0,5
mm), label dengan nama saudara.
-
Isi aqua cup sebanyak
4/5 bagian dengan media tanah yang sudah bersih.
-
Rendam benih selama 15
menit sebelum penanaman kemudian tanamlah dua benih kacang hijau pada lubang
tanam yang sama di tengah-tengah pot dengan kedalaman 2 cm. Siramlah sampai
jenuh.
-
Biarkan tumbuh 2 hari.
Pada hari ketiga, balikkan aqua cup dan letakkan dengan alas plastik untuk
melihat pengaruh gravitasi bumi terhadap akar.
-
Amati apa yang terjadi
hingga hari ketujuh.
-
Gambarkan keadaan
pertumbuhan yang saudara amati.
3.
Hdyrotropisme
-
Sediakan aqua cup
pertama, lubangi bagian bawah aqua cup (sebanyak 5 lubang dengan ukuran 0,5
mm), label dengan nama saudara.
-
Isi aqua cup sebanyak
4/5 bagian dengan media tanah yang sudah bersih.
-
Rendam benih selama 15
menit sebelum penanaman kemudian tanamlah dua benih kacang hijau pada lubang
tanam yang sama di tengah-tengah pot dengan kedalaman 2 cm. Usahakan menanamnya
pada pinggir.
-
Siramlah pot pada sisis
yang bersebelahan dengan benih. Penyiraman sedikit demi sedikit sehingga hanya
setengah media tanam yang basah dengan air.
-
Penyiraman dengan
metode yang sama dilakukan setiap hari.
-
Amati apa yang terjadi
hingga hari ketujuh.
-
Gambarkan keadaan
pertumbuhan yang saudara amati.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
Pengamatan
Hari Ke-
|
Fototropisme
|
Geotropisme
|
Hydrotropisme
|
1.
|
Pada
hari pertama belum nampak perkembangan perkecambahan dari fototropisme.
|
Pada
hari petama perkembangan pada geotropisme sudah mulai nampak dengan tumbuhnya
akar dan munculnya biji kearah atas.
|
Pada
hari pertama perkembangan hydrotropisme hampir sama denggan geotropisme hanya
saja akarnya mengarah ke tanah yang mengandung lebih banyak air.
|
2.
|
Pada hari
kedua pergerakan perkecambahan pada fototropisme mulai terlihat yaitu dengan
tumbuhnya biji dan akar.
|
Pada
hari kedua daun mulai nampak pada pergerakan perkecambahan geotropisme.
|
Pada
hydrotropisme juga mulai nampak daun yang sudah tumbuh.
|
3.
|
Pada
hari ketiga daun mulai tumbuh dan mengarah kearah datangnya sinar matahari.
|
Pada
percobaan geotropisme hari ketiga aqua cup dibalikkan agar kita dapat melihat
perkembangan akar yang terjadi pada hari selanjutnya.
|
Pada
hari ketiga pada hyrotropisme terjadi pertambahan panjang batang dan akarnya
juga lebih mengarah ke tanah yang mengandung air.
|
4.
|
Pada
hari keempat panjang batang pada fototropisme mulai bertambah dan lebih
condong kearah datangnya sinar matahari.
|
Setelah
aqua cup dibalikkan pada hari ketiga, perkembangan pergerakan akar pada
geotropisme mengarah kearah bawah.
|
Pada
hari keempat batang juga mulai bertambah panjang dan akar tetap mengarah
kearah tanah yang basah.
|
7.
|
Pada
hari ketujuh panjang batang pada fototropisme semakin bertambah dan masih
tetap mengarah kearah lubang yang terdapat sinar matahari
|
Pada
hari ketujuh terjadi juga pertambahan panjang batang dan akar pada pergerakan
geotropisme masih mengarah ke bawah mengikuti rangsangan gaya tarik bumi.
|
Pada
hari ketujuh terjadi pertambahan panjang batang dan akar pada hydrotopisme
masih mengarah kearah tanah yang mengandung banyak air.
|
4.2
Pembahasan
Pada percobaan fototropisme yang
kami lakukan selama tujuh hari, kami mengetahui bahwa pengaruh sinar matahari
pada pergerakan tumbuhan kacang hijau sangatlah berpengaruh karena kacang hijau
selalu tumbuh mengarah keluar dari lubang kotak menuju kearah datangnya sinar
matahari. Oleh sebab itu, cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi
kehidupan seluruh makhluk hidup di dunia. Bagi manusia dan hewan cahaya
matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, bagi tumbuhan khususnya yang
berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Fotosintesis
adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang
dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan.
Pada
percobaan kedua pergerakan geotropisme yang kami lakukan selama tujuh hari pada
kacang hijau terjadi pergerakanakar yang selalu tumbuh ke arah bawah ketika
aqua cup dibalik, gerak akar tersebut disebabkan karena adanya rangsangan gaya
tarik bumidan arah akarbergerak menuju arah datangnya rangsangan.
Sedangkan
pada percobaan ketiga pergerakan hydrotropisme yang telah kami lakukan selama
tujuh hari berturut-turut terlihat perkembangan pada kacang hijau yang kami
tanam dipinggir dan ditanah yang tidak terkena air, setelah beberapa hari kami
mengamati pergerakannya akar pada tanaman tersebut mengarah kearah tanah yang
mengandung lebih banyak air.
Dari
semua percobaan tersebut dapat kita ketahui bahwa banyak sekali faktor-faktor
yang mempengaruhi perkembangan pada tumbuhan diantaranya yaitu, cahaya
matahari, suhu atau temperatur, air, gravitasi bumi dan lain sebagainya.
BAB
V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Dari penelitian ini kami dapat tahu
bagaimana perkembangan gerak Fototropisme, geotropisme, dan juga hydrotropisme
pada perkecambahan kacang hijau yang kami tanam.
Kecambah
yang kami tanam dengan menggunakan metode fototropisme pertumbuhannya mengarah
kearah datangnya sinar matahari oleh karena itu sinar matahari sangat
berpengaruh terhadap perkembangan tumbuhan. Pergerakan geotropisme pada kacang
hijau pada percobaan kedua sesuai dengan rangsangan gaya tarik (gravitasi)
bumi, hal ini terbukti ketika aqua cup penelitian kami balik akar pada tumbuhan
kecambah tersebut mengarah kearah bawah mengikuti gerak gravitasi, sedangkan
pergerakan hydrotropisme pada percobaan ketiga tanaman kacang hijau akarnya
mengarah kearah tanah yang mengandung lebih banyak air.
5.2 Saran
Praktikan seharusnya selalu
melakukan pengamatan selama tujuh hari berturut-turut agar dapat melihat
perkembangan dari tumbuhan tersebut agar praktikan bisa mendapatkan hasil
pengamatan yang maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2013. Buku panduan praktikum biologi umum. Universitas Bengkulu. Bengkulu
http://Belajar
IPA Online/ MATERI.htmDiakses pada tanggal 29 November
2013. Pukul
15.00
WIB.
http://kacang hijau/contoh laporan perkecambahan –
noviyaningsih.htmDiakses pada
tanggal
29November 2013. Pukul 15.00 WIB.
http://ssp09-unhas.blogspot.com/2010/12/pengaruh-cahaya-terhadap-pertumbuhan.html Diakses pada tanggal 29 November 2013. Pukul
15.00 WIB.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar