Sabtu, 14 Juni 2014

Laporan praktikum biologi "Sel Makhluk Hidup"

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM (MKP-101)
ACARA II. SEL MAKHLUK HIDUP

150px-LogoUnib
Oleh:
Nama                            : Ayu Lestari
NPM                              : E1J013074
Sift/Pukul                     : BI/ 12.00-14.00 WIB
Dosen Pembimbing     : Marulak Simarmata, Ph.D
Co. Ass                          : Petrus simatupang
                                     
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU
2013




BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Biologi merupakan ilmu yang mempelajari seluruh aspek kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari biologi mengampil peran yang sangat penting. Untuk itulah kita mempelajari biologi khususnya tentang Sel. Ini dikarenakan sel merupakan dasar dari sebuah kehidupan. Sel-sel tersebut membentuk kesatuan untuk membetuk kehidupan.  Kita bias lihat bahwa alam semesta ini begitu luas. Namun apabila kita selidiki lebih dalam lagi ternyata terdapat kehidupan yang lebih kecil dan lebih sederhana dari yang kita bayangkan.dari masa kemasa dilakukan penelitian dan penemuan tentang sel. Dimulai dari penemuan Robert Hook dengan sel gabusnya pada tahun 1665 sampai sekarang pun masih dilakukan penelitian bahkan sudah mencapai tahap materi genetik.
Sel memiliki ukuran yang sangat kecil dan tak kasat mata. Ada yang hanya 1-10 mikron, ada yang mencapai 30-40 mikron, bahkan ada yang beberapa sentimeter. Didalam ukuran yang sangat kecil bentuk yang bermacam-macam tersebut, sel memiliki bagian-bagian sel yang memiliki fungsi masing-masing. Antar bagian sel itu melakukan interaksi dan salingt ketergantungan. Oleh karena itu sel dipandang sebagai dasar kehidupan makhluk hidup.

1.2  Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan laporan ini adalah untuk mengamati sel tumbuhan dan sel hewan.

1.3  Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam laporan ini adalah:
1.      Gambar hasil pengamatan sediaan 1,2,3,4 dan 5 !
2.      Tuliskan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan !
3.      Tuliskan fungsi membran dan dinding sel !
4.      Pada sediaan 1; adakah ditemukan inti sel, kenapa?
5.      Jelaskan fungsi dari masing-masing organela berikut:
a.       Mitokondria
b.      Ribosom
c.       Plastida
d.      Retikulum endoplasma
e.       Kloroplast
f.       Golgi aparatus




BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Sel
Sel merupakan unit terkecil yang menunjukkan semua sifat yang dihubungkan dengan kehidupan. Suatu sel harus memperoleh energi dari luar untuk digunakan dalam proses-proses vitalnya, misalnya pertumbuhan, perbaikan dan reproduksi. Semua reaksi kimiawi dan fisika yang terjadi di dalam sel untuk mendukung fungsi-fungsi tersebut disebut metabolisme. Reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Enzim adalah molekul protein yang dapat mempercepat terjadinya reaksi biokimiawi tanpa diubah secara permanen ataupun dikonsumsi dalam proses tersebut. Struktur tiap enzim (atau protein apapun lainnya) dikodekan oleh suatu segmen asam deoksiribonukleat yang disebut gen (Campbell et al., 2002).

ü  Makhluk hidup terbagi menjadi 2 kelompok :
1.      Uniseluler
Contoh : Protista ( bakteri, protozoa, gangang biru dan hijau serta jamur bersel tunggal )
2.      Multiseluler
-Sederhana, terdiri dari beberapa puluh sel dan terorganisasi atas beberapa tugas.
Contoh: ganggang, jamur, Porifera, Coelenterata.
-Kompleks, mengandung sel-sel yang terorganisir jaringan organ sistem  sel adalah suatu bagian dari kehidupan dan tidak dapat dibayangkan bahwa suatu organisme secara alami bukan terdiri dari sel. Rudolf Virchow mempelajari reproduksi sel dan mendapatkan fakta darimana sel berasal. Pengamatannya disimpulkan menjadi teori sel, yaitu semua organisme tersusun atas satu atau lebih sel, sel adalah unit hidup dasar dari organisasi untuk semua organisme, dan semua sel berasal dari sel sebelumnya (Anonim, 2007).





Sebagian besar sel eukariotik mempunyai mitokondria, yang mengandung enzim dan mekanisme untuk respirasi aerob dan fosforila oksidatif. Dengan demikian, fungsi utama mitokondria adalah menghasilkan adenosin trifosfat (ATP), satuan utama pertukaran energi yang terjadi di dalam sel. Organel ini dikelilingi oleh membran ganda. Membran dalamnya, yang mengandung rantai transpor elektron dan enzim yang dibutuhkan untuk menghasilkan ATP, terdiri dari lipatan-lipatan yang disebut krista. Krista tersebut menonjol ke dalam matriks atau rongga sentral. Mitokondria mempunyai DNA dan ribosom sendiri, akan tetapi sebagai proteinnya diimpor dari sitoplasma. Sel eukariot juga mempunyai organel-organel bermembran lain dalam sitoplasma (suatu daerah antara nukleus dan membran plasama). Struktur-struktur subseluler ini mempunyai struktur dan fungsi yang amat beragam (Anonim, 2007).





BAB III
METODOLOGI
3.1 Waktu dan Tempat
Praktikum biologi umum tentang sel makhluk ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 7 Oktober  2013. Pada pukul 12.00 WIB sampai dengan selesai dan bertempat di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu.
3.2  Alat dan Bahan Praktikum
1.      Alat
-Mikroskop                                                      -Pinset
-Pipet tetes                                                      -Gelas benda dan gelas penutup
-Gelas piala                                                     -Tisu
-Silet                                                                - Kertas saring
-Tusuk gigi tumpul
2.      Bahan
-Gabus ubi                                                       -Air
-Bawang merah                                               -Larutan janus green
-Epitel rongga mulut                                       -Alkohol 70%
-Metilen biru
3.3  Langkah Kerja
Ø  Sel gabus empulur batang singkong
1.      Buatlah irisan melintang dan membujur gabus ubi setipis mungkin.
2.      Letakkan di atas gelas benda yang telah ditetesi air, kemudian tutup dengan gelas penutup.
3.      Amati dengan mikroskop, dimulai dengan perbesaran lemah (10 x 10) dan dilanjutkan dengan perbesaran kuat.
4.      Untuk lebih jelas tetesi dengan metilen biru pada salah satu ujung gelas penutup. Pada ujung yang lain diletakkan kertas saring sehingga kelebihan air dapat dihisap.
5.      Amati dan gambar yang sedang Anda amati. Hasil gambar disesuaikan dengan pengamatan. Sebutkan bagian-bagiannya.




Ø  Sel Epidermis Umbi Lapis Bawang Merah
1.      Kelupaslah epidermis salah satu lapisan bawang merah dengan pinset.
2.      Letakkan di atas gelas benda yang telah ditetesi air. Tutup dengan gelas penutup.
3.      Agambar mati dengan mikroskop, kemudian tetesi dengan metilen biru.
4.      Gambar hasilnya dan beri keterangan.

Ø  Sel Epidermis Rongga Mulut
1.      Bersihkan tangkai skalpel atau tusuk gigi dengan alkohol 70%
2.      Koreklah permukaan dalam pipi Anda dengan skalpel atau dengan tusuk gigi.
3.      Oleskan korekan tadi pada gelas objek, kemudian tetesi dengan green B atau dengan aquadest, kemudian tutup dengan gelas penutup.
4.      Amati di bawah mikroskop, mulai dengan perbesaran lemah.
5.      Dengan perbesaran kuat (400x), gambar 2 atau 3 sel dan beri keterangan pada bagian-bagiannya.




BAB IV
PEMBAHASAN
4.2 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Ø  Sel Hewan
1.      Tidak memiliki dinding sel
2.       Tidak memiliki plastida
3.      Memiliki lisosom
4.      Memiliki sentrosom dan sentriol tampak jelas
5.      Jumlah mitokondria relatif banyak
6.       Timbunan zat berupa lemak dan glikogen
7.      Bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku.
8.      Vakuola banyak dengan ukuran yang relatif kecil

Ø  Sel Tumbuhan
1.      Memiliki dinding sel dan membran sel
2.      Umumnya memiliki plastida
3.      Tidak memiliki lisosom
4.      Tidak memiliki sentrosom dan sentriolnya tidak jelas
5.      Jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida
6.      Timbunan zat berupa pati
7.      Bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa
8.      Vakuola sedikit tapi ukurannya besar
4.3 Fungsi Membran dan Dinding Sel
Ø  Fungsi Membran Sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain:
1.      Molekul hidrofobik (CO2, O2)
2.      Molekul polar yang sangat kecil (air, etanol)
3.      Molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa), ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel
Ø  Dinding sel bersifat permeabel, berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk tubuh. Sel yang mempunyai dinding sel antara lain: bakteri, cendawan, ganggang (protista), dan tumbuhan.




4.4 Fungsi-fungsi Organela Sel
a.      Mitokondria berfungsi memiliki membran rangkap, membran luar dan membran dalam. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruang antar membran. Membran dalam berlekuk-lekuk disebut krista yang berfungsi untuk memperluas bidang permukaan agar proses penyerapan oksigen dan pembentukan energi lebih efektif. Pada bagian membrane dalam terdapat enzim ATP sintase yang berfungsi sebagai tempat sintesis ATP. Fungsi mitokondria ini adalah tempat respirasi aerob.

b.      Ribosom tersusun dari protein dan RNA, berbentuk bulat dan tidak bermembran.
berfungsi sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein.

c.       Plastida yaitu organela yang mengandung pigmen, meliputi:
- Kloroplas: plastida yang mengandung pigmen klorofil/hijau.
- Kromoplas: plastida yang mengandung pigmen merah, jingga, kuning.
- Leukoplas: plastida yang tidak mengandung pigmen.

d.      Retikulum Endoplasma (RE) Berbentuk benang-benang jala meliputi:
-RE kasar: terdapat ribosom, berfungsi untuk ransport dan sintesis protein.
-RE halus: tidak terdapat ribosom, berfungsi untuk transpor dan sintesis lemak dan steroid.

e.       Kloroplast merupakan plastida berwarna hijau, karena mengandung zat hijau daun (klorofil).

f.       Golgi aparatus (Badan Golgi) berupa tumpukan kantung-kantung pipih, berfungsi sebagai tempat sintesis dari sekret (seperti getah pencernaan, banyak ditemukan pada sel kelenjar), membentuk protein dan asam inti (DNA/RNA), serta membentuk dinding dan membran sel.





BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Sel merupakan kesatuan dasar sruktural dan fungsional makhluk hidup. Sebagai kesatuan struktural berarti makhluk hidup terdiri atas sel-sel. Makhluk hidup yang terdiri atas satu sel disebut makhluk hidup bersel tunggal (uniseluler = monoseluler) dan makhluk hidup yang terdiri dari banyak sel disebut makhluk hidup multiseluler. Sel sebagai unit fungsional berarti seluruh fungsi kehidupan ataupun aktivitas kehidupan (proses metabolisme, reproduksi, iritabilitas, digestivus, ekskresi dan lainnya) pada makhluk hidup bersel tunggal dan bersel banyak berlangsung di dalam tubuh yang dilakukan oleh sel.
5.2 Saran
Dalam melakukan percobaan pada saat menutup kaca preparat dengan kaca penutup harus dengan teliti dan diharapkan pada saat mengupas objek pengamatan harus setipis mungkin agar dapat mempermudah pengamatan sel hewan dan tumbuhan tersebut.




DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2007. Sel Tumbuhan. Wikipedia. http://id.wikipedia.org.
Anonim,2013. Buku panduan praktikum biologi umum.
Campbell, N.A., J.B.Reece., L.G. Mithcel. 2002. Biologi umum edisi kelima jilid 1.
Erlangga. Jakarta.
Kimball, J.W. 1992. Biologi edisi kelima jilid 2. Erlangga: Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar