Sabtu, 14 Juni 2014

Laporan praktikum Biologi "MIKROSKOP"

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM (MKP-101)
ACARA I. MIKROSKOP

150px-LogoUnib
     Oleh:
Nama                           : Ayu Lestari
NPM                            : E1J013074
Sift/Pukul                     : BI/ 12.00-14.00 WIB
Dosen Pembimbing     : Marulak Simarmata, Ph.D
Co. Ass                         : Petrus simatupang
                                     


PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU
2013
BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Pada masa globalisasi seperti sekarang ini yang diiringi dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, sudah banyak ditemukan berbagai alat dan teknologi yang dapat membantu kita dalam memecahkan berbagai masalah yang terjadi di kehidupan ini. Salah satu teknologi tersebut adalah mikroskop. Mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat benda-benda kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop juga memiliki banyak manfaat diberbagai aspek kehidupan diantaranya dalam ilmu kedokteran, ilmu forensik, geologi, industri, dan juga untuk meneliti tumbuhan dan hewan tingkat tinggi serta dalam bidang makanan dan lingkungan. Oleh karena itu, keterampilan dan ketelitian dalam menggunakan mikroskop ini sangat diperlukan.
Hal ini dapat dicapai jika kita mengenali dengan baik bagian-bagian, fungsi, dan juga cara penggunaan serta perawatan mikroskop. Semakin ahli kita dalam menggunakan mikroskop maka akan semakin baik pula hasil pengamatan yang akan kita lakukan dengan mikroskop.

1.2    Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan laporan ini antara lain:
1.      Untuk mengetahui jenis-jenis mikroskop dan bagian-bagian beserta fungsinya .
2.      Untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan dan merawat mikroskop.

1.3    Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam laporan ini adalah sebagai berikut:
  1. Gambarlah mikroskop yang saudara amati lengkap dengan bagian-bagiannya.
Pada lembar terpisah deskripsika secara lengkap bagian-bagian mikroskop serta fungsi masing-masing !
  1.  Sebutkan jenis-jenis mikroskop serta kegunaannya !
  2. Jelaskan cara-cara perawatan mikroskop di laboratorium !
  3. Perhatikan pengamatan saudara: Cara memperkirakan perbesaran yaitu perbesaran okuler dikalikan dengan perbesaran objektif !

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Mikroskop
Karena panca indera manusia memiliki kemampuan yang terbatas, banyak masalah mengenai organisme yang ingin dipecahkannya hanya dapat diperiksa dengan menggunakan alat-alat. Adapun alat yang dapat kita gunakan adalah mikroskop. Mikroskop barasal dari bahasa latin, mickro berarti kecil, dan spocopium yang berarti penglihatan. Jadi, pengertian mikroskop adalah alat bantu yang digunakan seseorang untuk dapat mengamati suatu objek yang kecil dan gerakan yang sangat halus sehingga tidak dapat dilihat oleh kekuatan mata telanjang. (Anonymous, 2010)
Mikroskop yang biasa digunakan dalam laboratorium  biologi adalah mikroskop monokuler (latin: mono = satu, oculus = mata). Kebanyakan objek yang akan diamati dengan menggunakan mikroskop monokuler ini harus memiliki ukuran yang kecil atau tipis sehingga dapat ditembus cahaya. Bentuk dan susunan objek tersebut dapat dibedakan karena beberapa bagian objek itu lebih banyak menyerap cahaya dari pada bagian-bagian yang lain. Mikroskop membuat benda-benda kecil kelihatan lebih besar dari pda wujud sebenarnya, hal ini disebut perbesaran . Mikroskop juga dapat membuat kita melihat poa-pola terperinci yang tidak terlihat dengan mata telanjang, hal ini disebut penguraian. (Goldsten,2004)
Kemampuan lain yang dimiliki oleh mikroskop adalah daya pisah. Daya pisah adalah kemampuan suatu objektif untuk memisahkan dua buah titik yang sangat berdekatan di dalam struktur pada suatu objektif. Jadi makin besar kemampuan suatu objektif makin kecil jarak dua buah titik yang berdekatan yang dapat dilihat secara terpisah dengan mikroskop tertentu. ( Lelono,2002:1)







BAB III
METODOLOGI
3.1 Waktu dan Tempat
Praktikum biologi umum tentang penggunaan mikroskop ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 30 September  2013. Pada pukul 12.00 WIB sampai dengan selesai. Dan bertempat di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu.
3.2 Alat Praktikum
  1. Mikroskop,
  2. gelas objek, dan
  3. gelas penutup.

3.3 Prosedur Kerja
Langkah-langkah kerja dalam praktikum ini adalah sebagai berikut:
  1. Menyiapkan mikroskop yang akan diguakan.
  2. Hubungkan kabel mikroskop dengan sumber listrik.
  3. Menyalakan power pada mikroskop.
  4. Menempatkan preparat sesuai dengan tempatnya.
  5. Mengatur jarak antara lensa objektif dengan meja sediaan.
  6. Lensa objektif  ditempatkan pembesaran lemah dengan memutar revolver sampai berbunyi “klik”
  7. Membuka diafragma sebesar-besarnya dengan menarik tangkainya ke belakang.
  8. Mengatur cahaya sesuai dengan yang diperlukan.
  9. Kemudian amati preparat tersebut secara teliti.
  10. Tulis hasil pengamatan.


BAB IV
PEMBAHASAN
4.2 Bagian – Bagian Mikroskop
Adapun beberapa bagian – bagian mikroskop yang memiliki fungsi khusus yaitu:
  1. Lensa Okuler berfungsi untuk memperbesar bayangan dari lensa objektif.
  2. Lensa Objektif berfungsi untuk  memperbesar bayangan objek.
  3. Revolver berfungsi untuk  perbesaran dari lensa objektif yang bias dipilih perbesaranya sesuai yang dikehendaki.
  4.  Tubus (tabung mikroskop) brfungsi untuk menghubungkan lensa okuler, revolver dan lensa objektif.
  5. Kondensor berfungsi untuk mengumpulkan cahaya dan memusatkan cahaya pada preparat yang diamati.
  6. Diafragma berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.
  7. Sekrup penggerk kasar dan penggerak halus, berfungsi untuk menaikkan  tau menurunkan tubus secara kasar danhalus sampai objek yang diamati nampak jelas pada okuler.
  8. Lengan Mikroskop berfungsi untuk menyangga mikroskop.
  9. Penjepit Preparat berfungsi untuk menjepit preparat agar tidak bergerak saat diamati.
  10. Meja Preparat berfungsi sebagai tempat meletakkan preparat agar tidak bergerak saat diamati.
  11. Cermin berfungsi untuk mengarahkan cahaya.
  12. Kaki Mikroskopberfungsi untuk menyangga berdirinnya mikroskop.




4.3 Jenis-Jenis Mikroskop
Ada dua jenis mikroskop yaitu sebagai berikut:
1.      Mikroskop Optik
Mikroskop ini menggunakan lensa dari gelas dan cahaya atau lampu sebagai sumber penyinarannya. Cahaya dari luar dikumpulkan dan dipantulkan oleh cermin akan mengenai spesimen sehingga menghasilkan bayangan dari spesimen yang akan diperbesar oleh lensa dan kemudin diterima oleh mata. Untuk mendapatkangambaran stereoskop dari objek yang tidak begitu renik biasanya digunakan mikroskop stereo atau mikroskop bedah binokuler. Mikroskop ini mempunyai dua okuler dan dua objektif sehingga dapat diperoleh bidang pandang yang jelas.
2.      Mikroskop Elektron
Karena keterbatasannya daya tembus cahaya dan sulitnya membuat lensa sangat tipis maka sangat sulit untuk mendapatkanperbesaran yang lebih tinggi dari 2000x dengan mikoskop monokuler. Sehingga untuk mengamati bagian-bagian yang sangat halus digunakan mikroskop elektron yang menggunakan mgnet sebagai pengganti lensa dan elektron  sebagai pengganti cahaya. Ada dua jenis mikroskop elektron yaitu Mikroskop Transmisi dan Mikroskop Elektron Scanning.
4.4 Perawatan Mikroskop
  1. Bersikan terlebih dahulu lensa mikroskop hanya dengan menggunakan kertas lensa.
  2. Membersihkan preparat dengan tisu kemudian menyimpannya didalam kotak alat.
  3. Setelah selesai menggunakan mikroskop, putar pengatur kasar agar terdapat jarak antara lensa objektif dengan meja mikroskop. Aturlah cermin dalam posisi tegak, masing-masing cermin cekung dan datar menghadap arah samping. Bersihkan meja mikroskop dari kotoran dan tumpahan medium dengan menggunakan tissue. (Waluyo,1993:7)




BAB V
PENUTUP
 5.1 Kesimpulan
Mikroskop merupakan alat bantu untuk melihat benda-benda yang tidak bisa dilihat hanya dengan mata telanjang. Sehingga mikroskop dirancang dengan sedemikian rupa untuk dapat menguntungkan manusia agar dapat melihat benda yang berukuran sangat kecil maupun halus. Setelah banyak kegunaan yang kita dapat dari mikroskop, hendaknya banyak juga hal-hal yang harus diperhatikan saat menggunakan mikroskop, agar tidak ada kerusakan yang terjadi pada mikroskop.
5.2 Saran
  1. Sebaiknya praktikan berhati-hati dalam menggunakan mikroskop dan alat-alat lainnya.
  2. Sebaiknya setiap praktikan berhati-hati dalam melakukan pengamatan agar bayangan yang dihasilkan semakin jelas.
  3. Agar mendapat hasil yang baik, maka setiap praktikan sebaiknya memeriksa pembesaran mikroskop.










DAFTAR PUSTAKA
Anonymous, 2010. Mikroskop. http://id.wikipedia.org/wiki/mikroskop.
Anonim,2013. Buku panduan praktikum biologi umum.
Goldsten, Philip. 2004. Ilmu Pengetahuan Populer Jilid 10 Edisi 11. PT Ikrar Mandiri Abadi:Jakarta.
Lelono, Asmoro. 2002. Petunjuk Praktikum Biologi Dasar 1. Jember : unej
Waluyo, Joko.1993. Petunjuk Praktikum Biologi Umum. Jember : unej





Tidak ada komentar:

Posting Komentar